Serat Flax / Serat Linen: Karakteristik, Kelebihan, dan Penggunaan

4 min read

Serat Flax

Serat flax adalah salah satu jenis serat alami yang terbuat dari batang tanaman rami (Linum Usitatissimum) yang merupakan salah satu tanaman tertua dalam sejarah manusia. Nah, apakah kamu memiliki pakaian yang terbuat dari kain linen? Jika iya, maka ada satu hal yang perlu diketahui adalah kain linen ternyata terbuat dari serat flax atau serat linen loh. Apa itu serat flax? Dan apa karakteristik yang dimilikinya? Untuk kamu yang kepo dan ingin tahu lebih detail mengenai karakteristik serat flax atau serat linen ini, silakan simak informasi lengkapnya berikut ini.

Baca Juga: Kelebihan Jenis Kain Linen

Sekilas Tentang Serat Flax

Serat Flax
Serat Flax

Serat flax adalah salah satu jenis serat alami yang terbuat dari batang tanaman rami (Linum Usitatissimum) yang merupakan salah satu tanaman tertua dalam sejarah manusia dan hingga saat ini masih dibudidayakan. Ada pun benang dan kain yang dibuat dari bahan serat flax ini biasa kita sebut dengan nama linen.

For your information, tanaman rami setidaknya butuh waktu sekitar 100 hari sebelum akhirnya bisa dipanen. Tanaman rami ini bisa dipanen dengan cara dipotong atau dicabut. Proses panen tanaman flax bisa meningkatkan panjang serat jika dilakukan dengan cara cabut bukan dipotong.

Tanda-tanda tanaman rami yang siap panen adalah pertumbuhannya berhenti, batang bagian bawah berwarna cokelat, batang mudah pecah, seratnya sudah sampai ke pucuk, hingga tunas baru muncul pada pangkal batang. Tanaman rami sendiri bisa tumbuh dan berkembang secara baik di segala jenis tanah serta cuaca. Termasuk di sebuah daerah yang dingin dan memiliki curah hujan tinggi.

Meski demikian, tanaman ini akan menurun kualitasnya jika tumbuh di tanah yang tidak terlalu subur, tanah liat, dan juga tanah berpasir. Serat flax yang ditanam di daerah panas juga akan menghasilkan serat yang cenderung kasar.

Untuk bisa diambil seratnya, tanaman rami perlu dibiarkan mongering selama dua hari sesaat setelah dipanen. Setelah itu baru pemisahan biji dengan cara menyisir batang flax. Dari proses ini akan menghasilkan flax straw yang kering.

Setelah sudah kering, berikutnya flax straw dibusukan untuk memisahkan batang dan juga seratnya. Proses pembusukan ini pada umumnya bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan cara embun dan juga air. Apa itu pembusukan embun dan pembusukan air? Berikut informasi lengkapnya.

  • Pembusukan Embun: Pembusukan ini dilakukan dengan cara menebarkan flax straw di atas tanah atau rumpul selama 2-3 minggu. Hasil pembusukan embun ini sangat bergantung pada iklim dan juga cuaca di daerah masing-masing.
  • Pembusukan Air: Pembusukan air ini bisa dilakukan dengan cara merendam flax straw di dalam kolam sungai atau di dalam bak. Pembusukan flax straw dengan air sendiri perlu dilakukan secara dua tahap. Pertama adalah dengan merendam flax straw hingga setengah pembusukan, kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari. Lalu setelah kering barulah kemudian dilakukan lagi pembusukan tahap akhir.

Setelah pembusukan flax straw selesai, selanjutnya keringkan dengan sinar matahari untuk kemudian dilewatkan pada rol-rol bergerigi agar batangnya patah dan rusak. Untuk memisahkan serat pendek dan membuat serat menjadi halus, perlu dilakukan proses sisir serat dengan menggunakan sisir kayu atau baja.

Dari proses panjang di atas, hasilnya akan didapat sebuah serat flax yang memiliki karakteristik yang sangat khas dan berbeda dari serat lainnya.

Ciri-ciri Serat Flax

Serat Flax
Ciri-ciri Serat Flax

Beberapa ciri paling khas yang membedakan serat flax atau serat linen dengan serat lainnya adalah:

  1. Serat flax atau serat linen lebih awet dibandingkan dengan serat alami lainnya. Namun memang kurang elastis dan juga kurang lemas.
  2. Serat flax atau serat linen terbuat dengan komposisi selulosa 75%, helmi selulosa 15%, pektin 2,5%, lignin 2%, malam 1,5%, dan lain-lain.
  3. Serat flax memiliki bentuk secara tampilan yang sangat khas, seperti:
  • Dari segi fisik, serat flax umumnya memiliki bentuk silinder yang memanjang.
  • Jika dilihat dari mikroskop, tampak ruas-ruas yang disebabkan oleh pematahan waktu panen atau pun pertumbuhan yang tidak teratur.
  • Panjang serat flax cukup bervarian, mulai dari 25 hingga 150 mm (1 hingga 6 inchi) dan memiliki diameter rata-rata 12-16 mikrometer.
  • Serat flax memiliki sifat kilau yang baik.
  • Warna serat flax cukup bervarian, tergantung dari proses pembusukannya. Jika dilakukan pembusukan dengan embun, maka akan menghasilkan serat flax yang berwarna keabu-abuan. Namun jika pembusukannya dengan cara merendamnya di dalam air, maka warnanya akan menjadi kekuning-kuningan.
  1. Serat flax atau serat linen lebih awet terhadap bakteri dan juga jamur dibandingkan serat kapas. Namun serat flax lebih mudah diserang oleh zat-zat pengoksida. Adanya hemiselulosa menyebabkan flax kurang tahan terhadap cairan basa dan asam.
  2. Daya pintal dari serat linen atau serat flax tergantung pada kadar lilin di dalamnya. Dengan adanya lilin ini, serat flax menjadi lebih mudah untuk dipintal dan juga akan menghasilkan kilau yang baik. Namun jika terlalu banyak lilin akan menimbulkan kesukaran dalam proses pemintalan kapas. Begitu pun sebaliknya, jika lilin terlalu sedikit maka akan menyebabkan serat menjadi getas dan kasar.
  3. Serat flax sendiri bisa dikelandang meski pun proses ini bisa menyebabkan berkurangnya serat. Kelantang atap penggelantangan sendiri adalah proses untuk menghilangkan warna asli dari sebuah bahan yang lazim digunakan dalam industry kertas dan industry tekstil.
  4. Serat linen atau serat flax bisa menghasilkan bahan kain yang kuat, memiliki daya serap yang baik, dan memberikan rasa sejuk saat dikenakan.
  • For your Information, kekuatan serat flax adalah tiga kali lipat dibandingkan dengan serat kapas bahkan dalam kondisi basah sekali pun. Moistur regain dari serat flax memang sama dengan serat kapas, namun lebih cepat menyerap atau melepaskan uap air.
  • Serat flax terasa dingin karena memiliki daya hantar listrik dan juga panas yang sangat baik. Serat flax juga mampu memberikan rasa sejuk di berbagai kondisi, sekali pun saat cuaca panas. Kain yang dihasilkan dari serat flax akan mudah kusut sehingga lebih bagus jika disetrika dalam kondisi lembab.
  1. Serat linen atau serat flax dengan ukuran yang pendek biasanya digunakan untuk bahan dasar kain kasar. Sementara untuk serat yang lebih panjang digunakan untuk membuat bahan kain yang lebih halus.

Cek Produk Kain Linen Disini

Penggunaan Serat Flax

Berbicara penggunaan serat flax dalam keseharian kita, biasanya serat flax atau serat linen ini digunakan untuk banyak keperluan. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Taplak Meja

Taplak meja adalah salah satu kebutuhan rumah tangga yang sering diburu oleh ibu-ibu. Taplak meja sendiri memiliki fungsi yang cukup banyak, diantaranya untuk melindungi meja dari debu, memperindah tampilan meja, dan menambah kenyamanan.

Taplak meja di pasaran biasanya terbuat dari serat flax atau serat linen. Ini tentu menambah nilai plus bagi kamu yang ingin membelinya.

2. Sprei Kasur

Tidur yang sehat adalah tidur yang berkualitas. Dan untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, maka kamu perlu kenyamanan saat tidur. Salah satu faktor penunjang kenyamanan saat tidur adalah penggunaan sprei pada kasur. Dengan menggunakan sprei yang terbuat dari serat flax atau serat linen tentu akan menambah kenyamanan saat tidur.

Dengan rasa nyaman yang didapat, tentu kualitas tidurmu pun akan terjaga.

3. Tirai

Serat flax atau serat linen memiliki kelebihan berupa tahan terhadap bakteri atau kuman, selain itu bahan ini sangat kuat sehingga cocok untuk digunakan bahan pembuatan tirai. Tirai yang terbuat dari serat flax dijamin awet dan adem karena memiliki banyak kelebihan.

4. Produk Rumah Tangga Lainnya

Serat flax bisa diaplikasikan di berbagai bahan pakaian dan tekstil karena teksturnya yang nyaman. Serat ini juga biasanya dicampur dengan serat kapas. Serat flax sangat cocok juga untuk membuat produk rumah tangga seperti taplak meja, sprei, tirai, dan juga serbet makan. Penggunaan serat flax juga bisa digunakan untuk membuat benang Jahir, jala, dan pipa pemadam kebakaran.

Kesimpulan

Dan itu dia pembahasan singkat mengenai karakteristik serat flax atau serat linen yang sudah mintex rangkum. Setelah menyimak pembahasan di atas, sekarang kamu sudah semakin tahu kan perbedaan serat flax dengan jenis serat lainnya?

Nah, untuk kamu yang memang membutuhkan kain linen berkualitas tinggi namun dengan harga terjangkau, maka kamu bisa menghubungi MC Texstyle. MC Texstyle adalah supplier kain Jakarta yang menyediakan berbagai jenis kain untuk memenuhi kebutuhan clothing line seluruh Indonesia. MC Texstyle sendiri sudah dipercaya oleh ratusan clothing line sebagai supplier kain tetap bagi produk fashion mereka.

Yuk konsultasi bersama kami sekarang dengan menghubungi kami melalui Instagram @mctexstyle atau melalui WhatsApp di bawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Konsultasi Gratis
1
Konsultasi Kain Gratis
Customer Service MC Texstyle
Hai Kak,
Ada yang bisa kami bantu terkait Kainnya?
AIRFLOW Crinkle Warna Cetar