Kain satin adalah bahan kain yang banyak sekali dicari bahkan sering digunakan pada salah satu pakaian yang menjadi brand-brand ternama. Kain satin ini memiliki keunikan tersendiri yang membuat banyak orang menyukainya. Mulai dari tekstur permukaan dari kain yang sangat halus, lembut, hingga tampak glossy. Dengan kelebihan tersebut, tentu saja pakaian yang menggunakan bahan kain satin akan terlihat menarik dan juga nyaman digunakan.

Sebelum mengenal lebih jauh tentang kain satin ini, ada baiknya kamu juga perlu mengetahui terlebih dahulu tentang apa itu satin. Yang perlu diketahui, kain ini bukanlah kain yang termasuk ke dalam kategori kain berjenis serat ataupun fiber. Adapun satin sendiri merupakan metode dalam pembuatan sebuah kain, prosesnya ditenun dengan sebuah teknik satin.

Nah, teknik inilah yang membuat kain ini pada akhirnya berkilau dan juga menarik perhatian banyak orang. Adapun untuk kain yang satu ini memiliki proses pembuatan yang menjadikan sebuah kain tampak lebih berkilai. Untuk mengetahui lebih lengkapnya, silakan simak informasi berikut ini.

Proses Pembuatan Kain Satin

Setelah sedikit dijelaskan pada awal paragraf postingan ini, proses pembuatan kain satin adalah dengan menggunakan teknik bernama “Satin Weave” atau teknik tenun satin. Metode yang satu ini adalah teknik khusus yang dilakukan oleh para seniman kain dalam memproduksi kain ini agar tampak lebih berkulau. Mungkin kamu akan bertanya-tanya, bagaimana cara untuk membuat benang tampak lebih bercahaya?

Caranya ialah dengan membentuk dua jalur yang saling bersilangan untuk menentukan arah tenun benang tersebut. Dari metode ini, muncullah sebuah istilah bernama warp dan wedt, atau biada dikenal dengan istilah benang pakan dan juga benang ilusi. Jalur dari benang ini sengaja dibentuk secara melebar untuk membuat pola yang melebar sehingga dapat bergerak ke arah kanan dan ke arah kiri pada saat proses pembuatan kain.

Adapun proses tenun ini secara standar yang baik akan membuat satu jalur benang weft dan satu jalus benang warp secara naik turun. Dalam proses penganyamannya, kain dianyam secara vertical ke arah atas dan juga bawah. Dari proses inilah yang nantinya akan membentuk benang menjadi sebuah kain berjenis satin. Untuk cara lainnya bisa dilakukan penggandaan terhadap benang itu sendiri dengan menggunakan empat atau lebih benang warp yang dibuat melombat satu benang weft. Hal inilah yang membuat kain satin tampil lebih glossy.

Perbedaan Kain Satin dan Kain Sateen

Nama kedua jenis kain ini hampir sama sehingga masih banyak orang yang salah dalam mengira. Kain ini memang terlihat sama, namun terdapat perbedaan dari bahan dasar dan tekstur dari kedua kain ini. Perbedaan kain satin dan kain sateen ada pada bahan dasar yang digunakan.

Untuk kain satin sendiri menggunakan bahan dasar berupa kain yang memiliki serat filament berjenis sutra, polyster, atau nilon. Sedangkan untuk kain sateen memiliki bahan dasar dari serat shorts – staple yarns atau jenis serat pendek seperti kain katun. Jadi barang yang dihasilkan oleh dua jenis bahan tersebut terlihat akan sedikit berbeda.

Jadi untuk kamu yang ingin membuat gaun pengantin, kain yang lebih cocok digunakan adalah kain satin. Karena memang jenis kain ini memiliki karakteristik yang sangat cocok. Selain nyaman sigunakan, permukaan kain satin sangatlah halus dan lembut yang membuat tampak lebih elegan untuk digunakan di baju pengantin.

Kelebihan Kain Satin

Kelbihan kain satin ada pada tampilannya yang memikat hati. Karena seperti yang kamu ketahui, tampilan sebuah busana yang menggunakan bahan dasar kain satin memiliki kemewahan dan ciri khas yang elegan dari kilauan benang yang digunakannya. Sehingga memang banyak orang yang menggunakan kain satin ini sebagai bahan dasar utama pakaian untuk ke acara resmi.

Dilihat dari karakteristiknya, kain satin memiliki permukaan yang mengkilap dan juga lincah. Inilah yang membedakan kain satin dengan beberapa jenis kain lainnya. Kelebihan lain dari kain satin adalah memiliki satu permukaan yang licin di bagian atas dan untuk bagian bawah yang nampak kasar dan juga bintik-bintik.

Karena tampilannya yang mengkilap, maka apabila dilihat dari kejauhan akan tampak terlihat elegan dan menawan. Tak hanya itu saja, fleksibilitas dari kain satin juga sudah sangat teruji. Cocok dan juga nyaman untuk digunakan sebagai bahan pakaian yang longgar. Sebagai seorang produsen clothing, kamu perlu mengetahui bahwa menjahit kain ini haruslah hati-hati karena memiliki serat yang sangat tipis dan juga lembut.

Untuk perawatan yang harus dilakukannya, kamu hanya perlu mencuci dan juga menyetrika. Mencucinya pun disarankan tidak boleh menggunakan mesin cuci dan harus dengan tangan manual. Hal ini dikarenakan bahan dasar kain satin yang terbuat dari sutra sepenuhnya. Untuk menyetrika baju yang terbuat dari kain satin pun perlu ketelitian yang besar. Kamu perlu seting setrika terlebih dahulu untuk bisa digunakan pada kain satin.

Jenis Kain Satin yang Ada di Pasaran

1. Kain Satin Velvet

Kain Satin Velvet
Satin Velvet

Bahan kain satin velvet adalah jenis kain yang terbuat dari polyster yang memiliki permukaan halus, lembut, dan juga cenderung jatuh. Kain satin velvet juga memiliki ketebalan yang cukup tebal sehingga membuat kain ini tidak mudah untuk berubah bentuk dan teksturnya pada saat digunakan. Kelebihan kain satin velvet lainnya adalah bahannya tidak panas pada saat digunakan. Jadi sangat aman dan juga cocok untuk digunakan sebagai bahan utama pembuatan jilbab.

2. Kain Satin Silk (sutra)

Kain Satin Silk
Kain Satin Silk

Kain satin jenis ini sangat baik untuk digunakan pada produk kerudung yang berbahan pashmina ataupun yang berbentuk segiempat. Hal ini dilandaskan karena tekstur dari kain satin silk ini bisa dibilang sangat lembut dan juga adem ketika terkena kulit langsung. Namun, kain jenis satin silk ini tidak begitu banyak memiliki varian warna yang ditawarkan. Meski begitu memang karakteristik dari jenis kain ini juga sudah cukup dengan warna tertentu saja.

3. Kain Satin Kahatex

Satin Kahatex
Satin Kahatex

Jenis kain satin kahatex adalah salah satu bahan yang memiliki ukuran tebal dan juga kaku pada saat digunakan. Sehingga memang jenis kain ini sangat cocok untuk digunakan sebagai furniture sebut saja seperti gorden dan juga sejenisnya. Karena kain jenis ini akan terasa panas apabla digunakan sebagai bahan dasar pakaian sehari-hati maupun pakaian formal lainnya.

4. Kain Satin Clarissa

Kain Satin Clarissa
Kain Satin Clarissa

Kain satin clarissa adalah kain yang sering digunakan sebagai bahan dasar kelambu atau hordeng yang bisa digunakan dalam dekorasi pesta atau semacamnya. Tidak sedikit juga yang menggunakan kain ini pada pakaian seperti bawahan rok dan sejenisnya. Kelebihan dari kain jenis ini adalah karakteristik kainnya yang sedikit agak lemas dan juga tipis sehingga nyaman ketika digunakan.

5. Kain Satin Bridal

Kain Satin Bridal
Kain Satin Bridal

Duchesse adalah nama lain dari kain satin bridal yang sangat cocok untuk digunakan sebagai bahan utama gaun. Hal ini dimulai dari Bahasa perancis yang bermakna bangsawan, menjadikan kain ini memang sangat layak digunakan sebagai bahan dasar pakaian yang dipakai ketika terdapat acara-acara mewah. Alasan lain untuk menggunakan bahan kain satin bridal ini adalah karena teksturnya yang mengkilap sehingga terkesan elegan.

6. Kain Satin Faconne

Kain Satin Faconne
Kain Satin Faconne

Bahan kain satin faconne atau biasa disebut sebagai Jackquard adalah kain satin yang memiliki ciri khusus berupa motif berbentuk garis-garis, paisley, dan juga bentuk desain lainnya. Jenis kain ini sangatlah berkualitas, dengan ukuran yang cukup berat serta karakteristik lembut, kain ini tidak sekaku jenis ducheese. Kain ini sangat cocok untuk dijadikan bahan utama dari sebuah pakaian.

7. Kain Satin Slipper

Kain Satin Slipper
Kain Satin Slipper

Satin slipper adalah bahan kain yang memiliki karakteristik kaku dan sangat cocok untuk dijadikan sebagai bahan utama dari sepatu. Biasanya sepatu yang digunakan merupakan sepatu untuk penari bales atau sepatu-sepatu kecil yang biasa digunakan untuk anak-anak. Keuntungan dengan menggunakan kain ini adalah bisa dicelup di dalam air dan juga bisa digunakan sebagai bahan pelapis sepatu.

8. Kain Satin Delustered

Satin Delustered
Satin Delustered

Jenis kain yang satu ini sangat cocok untuk digunakan sebagai bahan dasar dari pakaian sehari-hari. Kain ini memiliki karakteristik yang sangat ringan dan juga mengkilap pada dua sisi bahan membaut kain ini dijuluki sebagai “peau de soie” atau bisa diartikan sebagai kain sutra dalam Bahasa Indonesianya.

Dan dari beberapa jenis satin yang ada, jenis satin inilah yang sangat berbeda dengan satin lainnya.

9. Kain Satin Cloth

Satin Cloth
Satin Cloth

Kain satin yang satu ini terbuat dari bahan dasar wol yang diimpor langsung dari Prancis sehingga membuat kain satin cloth memiliki harga yang terbilang mahal. Harga tersebut terbilang wajar apabila melihat karakteristik kain yang sangat mewah. Kain satin ini ditenun dengan teknik yang khusus sehingga memunculkan lapisan satin yang bisa mengeluarkan cahaya mengkilap dan juga memiliki tingkat keawetan tinggi.

10. Kain Satin Roberto Cavalli

Satin Roberto Cavalli
Satin Roberto Cavalli

Bahan satin Roberto cavalli adalah salah satu jenis kain satin yang biasanya digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat baju tidur. Kain ini memiliki karakteristik yang mampu menyerap keringat dengan baik, lalu bahan yang halus, sehingga sangat cocok apabila digunakan untuk negara tropis seperti Indonesia. Kain satin Roberto cavalli juga memiliki tekstur yang lebih halus, lebih lembut, dan juga tidak terlalu mengkilap.

11. Kain Satin Damask

Kain Satin Damask
Kain Satin Damask

Bahan ini memiliki pola yang sangat cantik dan juga indah. Kain ini biasanya banyak digemari oleh banyak orang karena berbagai kelebihannya. Dengan penggunaan sutra yang ditenun membentuk sebuah motif desain floral, membuat kain satin damask tampil seperti kain beludru yang pada umumnya sangat halus dan memiliki motif yang indah. Karakteristik kain yang elegan, cantik, dan mewah membuat banyak orang menggemarinya.

12. Kain Satin Sateen

Kain Satin Sateen
Kain Satin Sateen

Sebenarnya bahan ini bukan termasuk ke jenis kain satin. Kain Sateen memiliki bahan dasar dari kartun dan juga perbedaan dalam teknik bertenun untuk menciptakan model sepertiini. Apabila dilihat secara lebih teliti, perbedaan yang sangat tampak ada pada penggunaan bahan dasarnya.

Kain Satin yang Cocok untuk Gaun

Mungkin saat ini kamu sedang bingung untuk mencari bahan kain yang cocok untuk dijadikan bahan dasar pembuatan gaun pengantin. Di pasaran sendiri memang ada beberapa kain yang terlihat menarik untuk bisa dijadikan sebagai bahan dasar gaun pengantin. Namun, untuk meningkatkan penampilan, ada baiknya menggunakan bahan kain yang berkualitas dan mewah.

Satin adalah salah satu bahan kain yang bisa kamu gunakan untuk membuat gaun. Selain memiliki berbagai macam jenis, kain satin juga terbuat dari serat-serat pilihan. Katin delustered adalah salah satu katin yang biasanya digunakan untuk membuat gaun karena terbuat dari sutra yang nyaman. Penggunaan kain satin sebagai bahan dasar gaun pengantin diyakini oleh banyak orang dapat meningkatkan tampilan dan juga kenyamanan saat digunakan.

Ada beberapa kelebihan kain satin lainnya jika digunakan sebagai bahan gaun pengantin. Serat yang digunakan oleh kain satin merupakan serat alam yang biasa digunakan menjadi serat sutra dan juga serat sintetis yang memiliki karakteristik lembut, mengkilat, dan juga ringan. Dengan kelebihan tersebut membuat jenis kain ini sangat cocok untuk digunakan sebagai bahan dasar pembuatan gaun.

Dengan kelebihan tersebut, kain satin juga memiliki beberapa kekurangan. Sebut saja seperti serat kain yang mudah rusak sehingga diperlukan kehati-hatian dan ketelitian dalam menjahit kain satin. Tidak hanya itu, sintetis kain ini juga memerlukan perawatan yang lebih karena memiliki serat yang tipis dan juga licin. Oleh karena itu, aturlah sedemikian rupa agar tetap terjaga motif kainnya.

Busana Kain Satin yang Cocok untuk Milenial

Menjadikan kain satin sebagai bahan dasar pakaian adalah keputusan yang tepat. Selain memiliki motif yang sangat indah dan juga menawan. Kain satin juga memiliki tekstur yang halus dan juga lembut. Sangat cocok apabila digunakan oleh para generasi milenial yang menyukai jenis pakaian dengan model bervariasi oleh tangan-tangan kreatif para desainer pakaian.

Para produsen baju mengedepankan kain satin karena jenisnya yang bisa dengan mudah menyerap keringat. Ketika terik panas matahari menyengat, maka sebagai pengguna pakaian dengan berbahan satin tidak perlu khawatin akan kepanasan. Selain itu, permukaan kain ini juga tampak mengkilap dengan teknik jahitan tenun model weft dan warp.

Teknik tenun yang dilakukan tersebut akan menghasilkan kilauan cahaya ketika terkena cahaya matahari langsung. Dengan pola jahitan ke atas dan ke bawah yang memadukan benang sutra yang halus dan juga lembut membuat hasil kain akan sangat istimewa. Jadi, untuk kamu yang ingin ingin tampil lebih kece terutama para milenial, ada baiknya gunakan bahan dasar satin untuk pakaian sehari-hari mu.

Untuk lebih jelasnya kamu bisa melakukan pencarian melalui Google terkait trend busana dengan bahan utama satin yang sangat banyak digemari oleh para remaja. Karakteristiknya yang tidak ribet dan juga tidak mudah basah oleh keringat membuat kamu sebagai pemakai akan terasa nyaman selama melakukan aktivitas walaupun di bawah terik matahari langsung sekalipun.

Harga Pakaian yang Menggunakan Satin Sebagai Bahannya

1. Pakaian Kombinasi Satin Silk

Pakaian yang menggunakan bahan satin silk akan menghasilkan perpaduan yang sangat elegan. Dengan warna mengkilap, pakaian jenis ini sering sekali digunakan dalam pameran busana kekinian. Tak hanya itu saja, tampilan yang menawan ini bisa kamu dapatkan dengan harga yang cukup tinggi. Biasanya, pakaian dengan kombinasi satin silk ini bisa dijual dengan harga sekitar Rp212.000,.

2. Mini Dress Batik Kombinasi Satin

Mini dress adalah salah satu pakaian yang saat ini banyak digunakan oleh para milenial khususnya para kaum remaja putri. Tampilan mini dress memang sangatlah anggun, terlebih dikombinasikan dengan unsur local seperti batik dan juga bahan dasarnya satin. Perpaduan yang sangat kontras ini akan terlihat sangat elegan dan juga cantik ketika digunakan oleh pemakainya. Di pasaran sendiri harga mini dress batik dengan berbahan satin biasanya dibanderol dengan harga mulai dari Rp245.000,.

3. Gamis Brokat Kombinasi Satin

Untuk para pecinta gamis, mungkin jenis pakaian ini cocok untuk kamu. Saat ini baru saja sedang ngetrend busana terbaru yaitu gamis brokat kombinasi satin. Jenis ini sangat digemari oleh kalangan pemuda syar’i masa kini. Desain baju yang sangat tertutup, serta balutan bahan satin yang sangat menawan dan mengkilap membuat pemakainya merasakan kenyamanan maksimal. Pakaian ini di pasaran biasanya dibanderol dengan harga mulai dari Rp225.000,.

Supplier Kain Termurah di Indonesia

Jika kamu adalah seorang pemilik usaha yang bergerak di dunia clothing, maka kebutuhan bahan kain adalah hal utama untuk usaha mu bukan? Pemilihan bahan kain yang berkualitas dan juga murah adalah hal yang penting untuk dilakukan.

Untuk kamu yang saat ini sedang mencari supplier kain termurah, maka MC Texstyle bisa menjadi pilihan terbaikmu. MC Texstyle adalah supplier kain Jakarta yang melayani pembelian grosir kain termurah ke seluruh Indonesia. MC Texstyle sudah bekerja sama dengan beberapa pengusaha clothing besar dalam memasok kebutuhan kain-kain berkualitas dan murah.

Dapatkan HANDBOOK + HANDFEEL GRATIS sebagai informasi kualitas kain yang dijual oleh MC Texstyle. Hubungi kami melalui akun Instagram @mctexstyle atau melalui tombol WhatsApp di bawah ini untuk mendapatkan harga terbaiknya.

Airflow Crinkle Warna Cetar