Jenis Kain Satin – Selain dikenal sebagai salah satu kain yang cukup populer di Indonesia karena sering dijadikan bahan utama pembuatan pakaian wanita, kain satin juga memiliki banyak sekali jenis dan varian yang ada. Dengan ciri khas pada permukaan kain yang tampil mengkilap dan licin, kain satin mampu memberikan kesan elegan ketia dijadikan pakaian atau pun produk lainnya.

Sejarah Kain Satin

Kain satin sendiri sebenarnya merupakan jenis kain yang proses pembuatannya ditenun menggunakan teknik serat filament seperti sutra (silk), nilon, atau polyester. Tujuan utama dari teknik tenun yang satu ini ialah untuk mendapatkan permukaan kain yang glossy dan berkilap sehingga lebih terkesan mewah pada saat dikenakan.

Apabila dilihat dari sejarahnya, kain ini disebut mulai dikenal di Eropa pada abad ke-20 sebagai kain yang bisa dijadikan gaun karena karakteristiknya mirip dengan sutra. Walau pun memang jenis serat yang digunakan jelas tidak lah sama. Berbicara harga kain satin, tentu saja harganya relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan kain sutra.

Walau pun pada awal kemunculannya tidak banyak orang yang mengetahui kain satin karena bentuk dan teksturnya yang mirip kain sutra, namun saat ini kain satin justru menjadi kain yang populer dan banyak dicari untuk pembuatan gaun wanita. Hal ini dikarenakan kain satin mampu memberikan kesan mewah dan juga elegan pada pemakainya saat digunakan.

Tekstur kain satin dan kain sutra memang sama-sama lembut di kulit, namun kain satin pada umumnya memiliki permukaan yang lebih licin dibandingkan dengan kain sutra karena bahan satin terbuat dari serat filamen yang ditenun, sedangkan kain sutra terbuat dari serat asli yang berasal dari ulat sutra.

Jenis Kain Satin dan Penggunaannya

Sama seperti kain denim, kain katun, kain cotton, atau jenis bahan lain yang bisa digunakan untuk membuat berbagai pakaian atau pun produk pelengkap rumah tangga lainnya. Kain satin sendiri pada prinsipnya memiliki banyak varian sehingga dapat dengan mudah disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya.

Beberapa jenis kain satin tersebut adalah kain satin bridal (duches), satin faconne, satin slipper, satin delustered, satin damask, satin cloth (satin wol), sateen, satin kahantex, satin clarissa (hordeng), satin silk, satin velvet, dan satin robest cavalli. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jenis kain satin yang ada, silakan simak informasi lengkapnya di bawah ini.

1. Kain Satin Bridal (Duchesse)

Jenis kain satin bridal adalah kain yang sebenarnya termasuk ke dalam jenis kain satin premium dengan kualitas tinggi. Dengan kualitasnya tersebut, kain ini sering sekali digunakan untuk gaun pengantin. Jika dibandingkan dengan jenis kain satin lainnya, fisik kain satin bridal ini cukup kaku, tebal, dan tidak mudah robek serta tampilannya terlihat mengembang ketika dikenakan.

Kain satin bridal bisa digunakan untuk berbagai keperluan lain, sebut saja mulai dari home decoration, bantal hias, dompet, pouch kosmetik, hingga goodie bag. Kain satin bridal ini bisa dibedakan menjadi dua jenis, pertama ada kain satin bridal Jepang dan juga kain satin bridal Korea.

2. Kain Satin Faccone (Jackquard Satin)

Kain satin faconne atau biasa disebut sebagai jackquard satin adalah varian satin yang memiliki berbagai motif sebut saja seperti garis, paisley, dan lain sebagainya. Bahan Kain satin faccone ini memiliki tekstur yang tidak sekaki duchesse, meski demikian berat atau pun kualitas satin jenis ini pun berbeda-beda.

Satin faccone memiliki karakteristik yang cenderung lebih lembut dan lentur apabila dibandingkan dengan jenis duchesse. Kain satin faccone sangat cocok untuk digunakan sebagai bahan utama pembuatan berbagai macam gaun wanita yang membutuhkan kesan mewah saat digunakan.

3. Kain Satin Slipper

Kain satin slipper adalah jenis kain satin yang bisa dicelup sehingga warna yang didapatkan bisa sesuai dengan kebutuhan. Pada umumnya, kain ini lebih banyak digunakan sebagai bahan utama sepatu pesta, namun seiring dengan berkembangya zaman, kain satin slipper juga bisa digunakan untuk membuat sepatu balet.

Kain satin slipper memiliki karakteristik yang kaku, sangat cocok untuk dijadikan bahan baku dari sepatu. Kelebihan lain yang bisa kamu dapatkan dari kain satin slipper ini adalah kainnya bisa dicelup ke dalam air dan juga bisa digunakan sebagai bahan pelapis sepatu.

4. Kain Satin Delustered

Memiliki nama Perancis “peau de soie” yang memiliki arti kulit sutra, kain satin delustered ini pada umumnya akan tampil mengkilap pada kedua sisinya dan juga ringan. Karena tampil mengkilap di kedua sisinya ini, maka kain satin delustered bisa dikenakan secara bolak-balik.

Kain satin ini sangat cocok sekali dijadikan bahan utama untuk membuat pakaian sehari-hari. Karakteristik bahannya yang sangat ringan dan juga mengkilap di kedua sisi bahan ini membuat kain satin delustered dijuluki sebagai kain sutra dalam Bahasa Indonesia. Dibandingkan dengan jenis kain satin lainnya, satin delustered tentu saja sangat berbeda.

5. Kain Satin Damask

Kain satin damask adalah salah satu varian satin yang memiliki banyak pola menawan dan juga desain yang cukup rumit. Tak jarang pola yang tersusun pada jenis kain ini tampak timbul karena menggunakan kain beludru di atas dasar satinnya.

Kain satin damask kebanyakan memiliki pola yang indah dan juga cantik. Bahan Kain ini sangat digemari oleh banyak orang dikarenakan memiliki tekstur yang sangat halus dan memiliki motif indah. Kain satin damask mampu memunculkan kesan yang elegan.

6. Kain Satin Cloth (Satin Wol)

Kain satin cloth sebenarnya memiliki nama lain “satin de laine” yang memiliki arti satin wol. Bahan Kain satin cloth ini terbuat dari bahan wol yang diimpor langsung dari Perancis dan ditenun dengan teknik khusus sehingga harganya pun cukup mahal.

Kain satin cloth tampil dengan tekstur yang lebih halus walau lebarnya hanya sekitar 70 cm. Sisi luar satin cloth yang kuat dana wet ini sangat cocok digunakan sebagai bahan utama pembuatan gaun, kemeja, dan berbagai model baju wanita lainnya. Kesan mewah yang ditampilkan satin cloth sangat memengaruhi tingginya harga jual kain ini.

Kain satin cloth adalah jenis kain satin yang ditenun dengan teknik khusus sehingga kainnya memunculkan lapisan satin yang bisa mengeluarkan cahaya mengkilap dan juga awet.

7. Kain Sateen

Kain sateen adalah jenis kain satin yang lebih banyak menggunakan rayon atau katun sebagai bahan dasarnya. Walau pun sama-sama diproses menggunakan teknik weave, namun kain ini memiliki serat yang berbeda. Apabila kebanyakan kain satin menggunakan serat filament seperti sutra, nilon, hingga polyester, maka sateen justru mengandung katun atau short-stap.

8. Kain Satin Kahantex

Kain satin kahantex adalah jenis kain satin yang memiliki karakteristik mengkilap, licin, tebal, dan juga kaku. Tidak seperti bahan satin lainnya, kain satin kahantex ini biasanya lebih sering digunakan untuk produk non sandang alias bukan pakaian seperti dekorasi ruangan atau kerajinan saja.

Kain satin kahantex biasanya cenderung lebih tebal dan juga kaku, bahannya pun akan terasa panas ketika digunakan sebagai bahan utama dasar pakaian sehingga sangat cocok untuk memproduksi gorden atau produk sejenis lainnya.

9. Kain Satin Clarissa (Gorden)

Dari nama kain ini kita bisa tahu bahwa kain ini biasanya digunakan untuk gorden. Meski begitu, ada juga yang memanfaatkan kain ini menjadi sebuah rok dan kebaya modern. Karakteristik yang paling menonjol dari kain satin clarissa ini adalah kainnya yang tipis, agak lemas, dan harganya terjangkau.

10. Kain Satin Silk (Satin Sutra)

Kain satin silk atau satin sutra adalah jenis kain satin yang memiliki karakteristik yang khas seperti lebih lembut, tipis, dan glossy. Bahan Kain satin silk ini sangat cocok digunakan untuk membuat jilbab atau hijab dikarenakan sifatnya yang ringan dan tipis sehingga tidak berat di kepala. Beberapa keunggulan lain yang ditawarkan kain satik silk diantaranya adalah:

  • Kain satin banyak dicari dan digunakan untuk hijab dikarenakan memiliki karakteristik halus dan lembut pada permukaan kainnya.
  • Kain satin silk dinilai lebih mampu memberi kesan elegan, maka dari itu kain ini sangat diminati terutama oleh kalangan wanita.
  • Dalam bentuk sudah menjadi pakaian, kain satin akan terlihat menarik dan nyaman untuk digunakan karena sifatnya yang sejuk namun tidak mengkilap.
  • Bagi sebagian orang mungkin ingin tampil lebih glamour namun dengan cost yang kecil. Kain satin silk adalah pilihan yang tepat untuk kamu dibandingkan dengan kain sutra.

Bagi kamu yang membutuhkan kain berkualitas untuk membuat pashmina, gamis, hingga kerudung segi empat. Maka kain satin silk ini bisa dijadikan sebagai pilihan utama karena warna yang tersedia sangat beragam.

11. Kain Satin Velvet

Kain satin velvet merupakan jenis kain satin yang masuk ke dalam jenis kain polyester yang lembut dan cenderung jatuh. Sangat cocok digunakan sebagai bahan utama pembuatan busana wanita seperti gaus pesta, seragam, hingga gamis. Kain ini akan membuat penggunanya tampil feminim, anggun, mewah, dan juga elegan.

Cek Produk Satin Velvet Disini

Karakteristik paling khas yang ada pada kain satin velvet dan menjadi pembeda dari jenis kain satin lainnya adalah:

  • Kain satin velvet cenderung lebih tebal hingga 2 kali dibandingkan satin clarissa sehingga teksturnya lebih berat dan jatuh.
  • Serat kain satin velvet cukup rapat dan tebal sehingga tidak transparan.
  • Permukaan kain satin memiliki sifat halus, licin, dan cenderung doff.
  • Kain satin tampil sangat mewah dan elegan.
  • Kain satin velvet termasuk ke dalam jenis kain satin yang tidak panas saat dikenakan.
  • Pilihan warna kain satin velvet sangat banyak.

Selain digunakan sebagai bahan utama pembuatan gamis, dress, hingga rok panjang, kini kain satin velvet juga sering digunakan untuk membuat hijab bagi para wanita muslim.

12. Kain Satin Roberto Cavalli

Hampir mirip denga kain satin velvet, kain Roberto cavalli ini memiliki kualitas yang sama baiknya. Entah itu dari segi kehalusan dan corak garis lusur di belakang kainnya. Perbedaannya akan terasa apabila dipegang dan juga digunakan.

Kain satin Roberto cavalli memiliki tekstur halus, lembut, dan tidak terlalu mengkilap. Ciri khas lain yang dimiliki bahan kain satin Roberto cavalli adalah kain ini mampu menyerap keringat dengan baik. Selain itu, kain ini sangat nyaman untuk digunakan sebagai bahan utama baju tidur, gamis, hingga gaun pesta di negara tropis.

Cek Produk Satin Roberto Cavalli

Dari berbagai jenis kain satin yang sudah dijelaskan di atas, kualitas kainnya ditentukan dari cara pembuatannya terutama pada proses finishing yang mampu memberi efek kilap dan juga tekstur yang berbeda-beda. Sementara dari sisi ketahanan dan kekuatan kain, tentu hal ini sangat bergantung pada kualitas yang masing-masing kain satin.

Penggunaan Kain Satin

Sebagai material yang sangat penting dalam sektor fashion, kain satin yang memiliki tekstur mengkilap berkualitas. Tekstur ini dipercaya akan membuat kenyamanan bak ke alam fantasi dibandingkan dengan bahan dari kain biasa. Maka dari itu tidak heran apabila selain dibuat untuk pakaian, kain satin juga sering digunakan untuk membuat aksesori fashion seperti halnya sepatu maupun clutch.

1. Blouse atau Kemeja Wanita

Kain Satin adalah jenis kain yang banyak digunakan sebagai bahan utama pembuatan blouse atau kemeja wanita dengan tujuan untuk menonjolkan sisi sensual dan glamour sang pemakai. Kain satin juga bisa digunakan sebagai kombinasi kain batik.

2. Piyama atau Kimono

Untuk pecinta kain satin, bahan ini sering dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pakaian tidur seperti piyama atau kimono. Kain satin digunakan karena memiliki karakteristik yang lembut dan mampu memberikan kenyamanan tersendiri ketika dikenakan.

3. Gaun

Kain satin juga bisa dijadikan bahan utama pembuatan gaun pesta, gaun pengantin, lingerie, dasi, kebaya, celana pendek, gamis, blazer, dan lain sebagainya.

4. Pakaian Olahraga

Kain satin juga sangat berguna di dalam sektor olahraga. Bahan ini sering digunakan untuk membuat jaket baseball atau pun celana atlet.

5. Home Decoration

Selain menjadi sebuah pakaian, kain satin pun bisa digunakan sebagai bahan utama pembuatan home decoration. Seperti bantal hias, taplak meja, dompet, pouch kosmetik, goodie bag, dan juga berbagai macam produk rumah tangga lainnya.

6. Aksesoris

Untuk kamu yang senang dan aktif melakukan suatu hal kreatif, maka perca kain satin bisa kamu gunakan untuk membuat scrunchie atau ikat rambut.

Harga Kain Satin

Untuk kamu yang ingin mendapatkan kain satin berkualitas dengan harga grosir termurah, maka MC Texstyle adalah jawabannya. MC Texstyle merupakan supplier kain Jakarta yang menyediakan berbagai macam jenis kain premium berkualitas untuk memenuhi kebutuhan brand fashion.

Sudah ada ratusan brand fashion yang menjadikan MC Texstyle sebagai supplier kain utamanya. Selain kain yang dijual sangat berkualitas, MC Texstyle juga mempersembahkan harga grosir termurah.

Dapatkan HAND FEEL + HAND BOOK GRATIS dengan menghubungi kami melalui akun Instagram @mctexstyle atau langsung menekan tombol WhatsApp di bawah ini untuk terhubung langsung dengan customer service kami.

Airflow Crinkle Warna Cetar